![]()
Aku ada di sini untukmu. Lantas mengapa pula ku harus membencimu? Ah, seandainya engkau tahu, bahwa keberadaanmu sangat berarti bagiku, mungkin engkau tak kan mungkin seperti itu, yang menorehkan luka hatiku. #Irfana #M
![]()
Aku ada di sini untukmu. Lantas mengapa pula ku harus membencimu? Ah, seandainya engkau tahu, bahwa keberadaanmu sangat berarti bagiku, mungkin engkau tak kan mungkin seperti itu, yang menorehkan luka hatiku. #Irfana #M
![]()
Ah, mengapa di dunia ini ada yang namanya “salah persepsi”, “salah paham”, “salah baca”, “salah dengar”, dan salah-salah yang lain. Mereka itulah yang mengacaukan hubungan persaudaraan dan pertemanan di antara manusia.
Hanya Allah yang tahu apa ada dalam hatiku, apa yang terkandung dalam ucapanku, dan apa yang ada pada tindak lakuku.
Jejaring sosial adalah penyumbang andil terbesar atas keberadaan “kesalahan-kesalahan” tersebut. Dan kita pun mengakuinya, bahwa kita sering mengalaminya.
Bila memang harus menjadi korban atas “kesalahan-kesalahan” itu, semoga aku mampu diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapinya. Lebih baik memang diam, diam, dan diam.
Social Network adalah kehidupan fanaku, kisah cinta kasihku, dan kehidupan kelamku. Hanya Allah dan (kemudian) aku lah yang mengetahui hakikat makna dari apa yang kutuliskan dan kuucapkan.
Celaanmu tak akan menggoyahkan pendirianku saat ini. Engkau hina diriku, namun pada dasarnya engkau menghina dirimu sendiri. Tahu kah engkau darimanakah diriku belajar? Darimu, maka dari itu berkacalah…
![]()
Saat itu aku pun tahu, bahwa api itu panas, dan panas itu menyakitkan. Sekecil apapun api, ia tetap panas, namun ku tetap bermain-main dengannya.
Panas itu bukan datang dari luar, namun panas tersebut bersumber dari dalam. Ia membesar bak api menyambar dedaunan kering di musim panas.
Ah, seandainya pulsaku habis saat itu, mungkin aku tak akan bermain-main dengannya. Aku terlalu berani mengambil resiko itu, sekalipun harus menerima kenyataan, yakni bila saat itu menjadi fana.
Irfana hanyalah fana…. Ia bukanlah nyata seperti halnya wujudnya…
![]()
Kesetiaan sejati tidaklah dipandang dari seberapa lama engkau bersama kekasihmu.. atau seberapa besar pengorbananmu untuknya, atau bahkan seberapa besar kau pertaruhkan nyawamu untuk melindunginya…, melainkan seberapa siap engkau melepaskannya untuk mengabdi dijalan Tuhannya yang maha pemilik kesetiaan…
![]()
Asa itu masih ada. Sungguh asa itu masih ada di antara puing-puing hati ini. Biarkanlah aku merajut asa itu agar tercipta nyata. Karena semuanya akan lebih indah pada saatnya. Yaitu saat di mana asa itu menjadi nyata.
=IF(AND(OR(I=0.75,I=0.5,I=0.25),U=0),TRUE,FALSE)
![]()
Ku terpana dibuatnya… ku terkesima di hadapannya… dan ku terbuai akan angan darinya. Betapa indah perhiasan itu di mataku. Sekalipun ku tahu, bahwa itu hanyalah keindahan nan menipu dari sesuatu yang bukan milikku.
Namun ku percaya, bahwa sesuatu itu akan jauh lebih indah pada saatnya. Saat yang mungkin tak akan pernah melalui nyata ini, melainkah hanya fana. Fana yang memberiku asa, bahwa saat itu akan menjadi nyata.
![]()
Akulah ksatria terakhir. Biarkanlah aku berjalan sendiri menyusuri jalan yang kulalui, tanpa ada seorang pun yang dapat menghentikan langkah ini.
Akulah ksatria tak bertuan, yang tak lagi terikat setia kepada siapapun. Setiaku hanyalah kepada ketulusan nurani nan menjunjung tinggi kehormatan.
Akulah ksatria tak bertuan yang tlah mencampakkan setia itu di hadapan arogansi dan ketidak adilan.
Dan akulah ksatria terakhir, yang berjuang untuk mencapai derajat tertinggi di antara para ksatria lainnya. Biarkanlah aku melangkah sendiri tuk menggapai mimpiku.
![]()
Pertemuan ini menyadarkanku tentang suatu hal, bahwasanya engkau adalah orang yang sangat berarti bagiku, namun pertemuan ini juga menyadarkanku, bahwasanya engkau tak akan pernah menjadi milikku.
![]()
Seberapa berarti kah uang yang engkau berikan kepada orang di sekelilingmu? Bahkan sedikit senyum dari dirimu bisa jadi lebih berarti daripada setumpuk uang yang engkau berikan.

Apakah yang ada dalam benak anda ketika melihat penampakan di atas??? Mohon masukannya :P
![]()
Kesetiaanku mahal, amat sangat mahal… Hanya kejujuran, keikhlasan, dan ketulusan lah yang mampu membelinya. Dan hanya pengkhianatan lah yang dapat melepaskannya.
![]()
Sungguh ku takjub dengan kekuatan dan semangat mereka. Kekompakan mereka mengalahkan segala penat di raga dan kejenuhan di hati mereka. Sungguh aku takjub.
Aku bangga bisa bersama mereka hingga kini. Kebersamaan ini niscaya akan menjadi kenangan terindah di hari esok. Aku percaya itu.
Mereka mungkin makhluk lemah, namun mereka jauh lebih baik daripada mereka-mereka yang di atasnya. Aku takjub kepada mereka, dan aku bangga bersama mereka.
![]()
Lebih baik ku sendiri bila tak bersamanya. Dia lah pilihanku… Dia lah yang mengerti diriku… Dan dia lah yang bisa mengatasi kemelutku. Hanya dia pilihanku.
—Pujangga Data